Berita

Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik/Net

Nusantara

KPU Klaim Sirekap Mampu Minimalisir Kecurangan Penghitungan Suara

SABTU, 09 APRIL 2022 | 23:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penggunaan sistem informasi rekapitulasi suara (Sirekap) pada Pemilu Serentak 2024, dipastikan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting Manik, sudah dipersiapkan secara matang.

Bahkan, Evi menyatakan bahwa mekanisme Sirekap yang dilakukan secara berjenjang hanya menggunakan data tunggal utama dari hasil penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Karena nantinya, hasil penghitungan suara di TPS akan dicatat ke dalam lembar C Plano dan langsung di scan ke dalam aplikasi Sirekap Mobile oleh satu orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang ditunjuk.


"Dengan kerja di TPS, Sirekap mobile, kita akan memberikan akun kepada salah seorang petugas KPPS yang ditanamkan aplikasi Sirekap di mobile-nya (ponselnya), dan itulah yang digunakan setelah selesai penghitungan suara," ujar Evi dalam program Podcast KPU yang disiarkan melalui Youtube pada Sabtu (9/4).

Dengan basis data lembar C Plano yang diinput ke dalam Sirekap Mobile, dan disaksikan oleh saksi-saksi peserta pemilu di TPS, maka data hasil penghitungan suara akan diakumulasi di tingkat kecamatan, hingga tingkat KPU kabupaten/kota dan provinsi.

"Untuk memastikan bahwa data yang ditulis (di C Plano) dan difoto (untuk diinput ke Sirekap) sama, ini semua prosesnya disaksikan oleh saksi parpol atau saksi calon. Setelah menyaksikan itu bisa dilihat, dan ketika cocok bisa dikirim ke server KPU dan secara otomatis nanti semua bisa terpublikasikan di (website) infopemilu," papar Evi.

"Dan kemudian masuk ke Sirekap web yang dimiliki PPK hingga (petugas KPU) kabupaten/kota dan provinsi. Nah itu yang nantinya akan digunakan untuk rekapitulasi," sambungnya.

Dari situ, Evi menegaskan bahwa data asli hasil penghitungan suara tak akan bisa berubah ataupun diubah oleh pihak-pihak tertentu, sehingga maksud penciptaan Sirekap yang adalah untuk menjaga orisinalitas hasil penghitungan suara, bisa terjaga.

"Jadi data yang kita hasilkan dari Sirekap ini adalah data original dari C Plano, pertama kali penghitungan suara. Tidak ada pengulangan. Jadi suara itulah yang di foto dan dikirim. dan juga dipublikasikan," ucapnya.

"Melalui aplikasi ini sudah terkonversi suara-suara tadi, dan sudah bisa dilihat hasilnya melalui (website) infopemilu. Dan c planonya bisa diakses, bisa dilihat dan di-compare kebenarannya antara hasil foto dengan yang tertulis," demikian Evi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya