Berita

Presiden Joe Biden dan Presiden Cyril Ramaphosa/Net

Dunia

Setelah Menyatakan Abstain dalam Pemungutan Suara PBB, Ramaphosa Ditelepon Biden

SABTU, 09 APRIL 2022 | 15:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat dan Afrika Selatan menyetujui perlunya dialog dan gencatan senjata untuk masalah Ukraina dan Rusia. Dalam percakapan telepon pada Jumat (8/4) Presiden Joe Biden dan Presiden Cyril Ramaphosa membahas langkah-langkah yang diperlukan.

Dalam pernyataannya, Ramaphosa menjelaskan panggilan telepon dari Biden itu adalah bagian dari langkah-langkah untuk memperdalam hubungan.

Panggilan itu datang sehari setelah Afrika Selatan menyatakan abstain dari pemungutan suara di Majelis Umum PBB mengenai resolusi untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia. Ia mengatakan mereka percaya bahwa resolusi itu terlalu dini dan mestinya perlu menunggu hasil dari komisi penyelidikan internasional yang independen.


Ramaphosa mengatakan kepada Konferensi Kepala Misi 2022 di Pretoria pada Kamis bahwa Afrika Selatan akan mempertahankan posisinya yang non-blok, karena ini mempertahankan kebijakan luar negeri independen negara itu.

Ramaphosa mengkonfirmasi panggilan telepon dari Biden itu di Twitter.

"Kami berbagi pandangan tentang konflik di Ukraina dan menyetujui perlunya gencatan senjata dan dialog antara Ukraina dan Rusia," katanya, seperti dikutip dari AFP.

AS dan Afrika Selatan sepakat membentuk tim untuk "memperkuat perdagangan, meningkatkan investasi di bidang infrastruktur, dan bekerja untuk mengatasi perubahan iklim".

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya