Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Bambang Pacul: Peringatan Pak Jokowi Setop Wacanakan Pemilu agar Menterinya Sadar Posisi

KAMIS, 07 APRIL 2022 | 15:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo memperingatkan anak buahnya untuk tidak memasifkan wacana penundaan Pemilu 2024 dan atau perpanjangan masa jabatan presiden saat rapat terbatas istana negara beberapa waktu lalu.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Bambang Pacul Wuryanto menyampaikan, larangan tersebut merupakan bentuk peringatan Presiden Joko Widodo kepada anak buahnya untuk sadar posisi.

Dalam pandangan Politisi yang juga Ketua Komisi III DPR RI ini, Presiden Jokowi boleh-boleh saja mengingatkan anak buahnya untuk bekerja sesuai tupoksinya. Sebagai pembantu presiden, menteri memiliki tugas mengerjakan hal teknis yang sesuai dengan bidangnya.


"Menteri kan teknis. Apa iya pantas misalnya saya bikin ekstrem, misalnya seorang menteri, Bu Sri Mulyani bicara kepemiluan. Kontras. Tidak masuk,” kata Pacul kepada wartawan, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (7/3).

Ia mengingatkan para menteri agar menyadari bagaimana posisinya di pemerintahan. Dengan demikian, pemerintahan bisa bekerja dengan baik.

"Maka, sadarlah (menteri) pada posisimu , Pak pres sedang mengingatkan menteri-menterinya agar sadar posisi,” imbuhnya.

Bambang meminta para pembantu Presiden Joko Widodo melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan kementerian yang dilakukannya.

Setelah diperingatkan Jokowi, Bambang Pacul meminta para menteri yang tidak punya tugas terkait dengan Pemilu agar berhenti mewacanakan penundaan Pemilu.

"Tapi kalau menteri dalam negeri ya itu, kalau mau ngomong masih ada make sense dengan tugasnya. Masih masuk akal kalau dalam tugas kalau menteri Mendagri,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya