Berita

Mahasiswa masih bertahan di pinggir jalan POM IX atau Simpang Lima DPRD Sumsel/RMOLSumsel

Nusantara

Demo Tolak Jokowi 3 Periode di Palembang Panas, Mahasiswa Desak Aparat Buka Barikade Kawat Berduri

KAMIS, 07 APRIL 2022 | 15:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak wacana perpanjangan jabatan presiden menjadi 3 periode di Palembang, Kamis (7/4), sedikit memanas. Keinginan mahasiswa untuk melakukan orasi di depan Gedung DPRD Sumatera Selatan masih terhalang barikade kawat berduri.

Ribuan mahasiswa yang tertahan di simpang lima DPRD Sumsel, tepatnya di tengah Jl. POM IX Palembang pun mendesak aparat kepolisian untuk membuka barikade kawat berduri yang dijadikan pembatas massa.

“Apakah layak jalan mahasiswa ditutup seperti ini? Kami hanya ingin melakukan orasi di depan kantor,” ucap Presma Universitas PGRI Palembang sekaligus koordinator aksi, Ade Syawal, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (7/4).


Karena permintaan mahasiswa tak kunjung dikabulkan, Ade kembali menegaskan bahwa mahasiswa hanya ingin melakukan aksi damai, sehingga dia meminta polisi untuk bisa bekerjasama.

"Kepada polisi kami meminta untuk membuka pagar, karena kami ingin melakukan aksi damai di depan pagar gedung DPRD, bukan di jalan seperti ini," lanjutnya.

Dia menegaskan, apabila pagar tak segera dibuka, maka pihaknya akan melakukan pembukaan secara paksa.

"Kami meminta agar segera dibuka, apabila tidak dibuka maka jangan salahkan kami (mahasiswa) apabila membukanya secara paksa," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Muhendi sempat memberikan kesempatan bagi beberapa mahasiswa yang diwakili koordinator aksi untuk melakukan audiensi secara tertutup di dalam gedung DPRD.

"Kami tahu bahwa kawan-kawan ingin menyampaikan aspirasi, tapi semua tidak bisa masuk atau artinya hanya diwakili saja," ujarnya.

Namun, pernyataan tersebut kompak ditolak oleh seluruh koordinator aksi yang menginginkan aksi damai ini dilakukan secara terbuka. Sehingga tidak ada tendensi kepentingan apapun.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya