Berita

Presiden terpilih Korea Selatan, Yoon Suk-yeol/Net

Dunia

Presiden Terpilih Korsel Minta AS Tempatkan Pembom Nuklir dan Kapal Selamnya di Semenanjung Korea

RABU, 06 APRIL 2022 | 16:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden terpilih Korea Selatan, Yoon Suk-yeol telah mengambil rencana strategis dengan meminta Amerika Serikat (AS) menempatkan kembali pembom nuklir dan kapal selamnya di Semenanjung Korea.

Menurut salah satu tim penasihat kebijakan luar negerinya Park Jin, Yoon telah menyampaikan permintaan tersebut ketika bertemu dengan penasihat keamanan nasional AS, Jake Sullivan di Washington.

"Menyebarkan aset strategis adalah elemen penting untuk memperkuat pencegahan yang diperpanjang, dan masalah ini secara alami muncul selama diskusi," ungkap Park Jin, seperti dikutip Reuters, Rabu (6/4).


Park Jin mengatakan, kedua belah pihak mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan pencegahan serangan nuklir dan upaya koordinasi melawan ancaman Korea Utara.

Yoon yang telah memenangkan pemilu pada 9 Maret dijadwalkan dilantik pada 10 Mei mendatang. Selama kampanyenya, Yoon berjanji untuk menanggapi dengan tegas ancaman dari Korea Utara.

Yoon juga telah berjanji untuk "menormalkan" latihan militer bersama dengan AS yang skalanya telah dikurangi selama pemerintahan Presiden Moon Jae-in.

Transisi pemerintahan Korea Selatan saat ini terjadi di tengah ketegangan yang meningkat dengan Korea Utara, dengan kedua negara saling menyalahkan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya