Berita

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin/Net

Dunia

AS Tuntut India Kurangi Ketergantungan Militer pada Rusia

RABU, 06 APRIL 2022 | 13:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mendorong agar India mengurangi ketergantungan peralatan militernya pada Rusia dengan mengurangi pembelian.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan, alih-alih membeli banyak peralatan militer dari Rusia, India bisa mendapatkannya dari Washington.

"Kami terus bekerja sama untuk memastikan bahwa mereka memahami, kami percaya bukanlah kepentingan terbaik (India) untuk terus berinvestasi dalam peralatan Rusia," ujar Austin pada Selasa (5/4), seperti dikutip ANI News.


Pernyataan Austin itu muncul ketika berbicara di hadapan Kongres, di mana salah satu anggotanya mempertanyakan posisi India terkait invasi Rusia ke Ukraina.

Sejauh ini, India menjadi satu-satunya negara Quad yang belum memberikan kecaman keras terhadap invasi Rusia ke Ukraina.

"Persyaratan kami ke depan adalah mereka menurunkan skala jenis peralatan yang mereka investasikan dan ingin berinvestasi lebih banyak dalam jenis hal yang akan membuat kami terus kompatibel," tambah Austin.

Militer India menggunakan beberapa senjata buatan Rusia, termasuk tank, senjata artileri, dan sistem rudal. New Delhi juga telah menandatangani kesepakatan untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia, yang berada di bawah ancaman sanksi AS di bawah UU Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi (CAATSA).

Selain peralatan pertahanan, India telah mempertahankan kerjasama energi dengan Rusia, dnegan membeli minyak bumi meski di tengah perang Ukraina.

Di sisi lain, AS dan sekutu-sekutunya saat ini tengah mengupayakan memberlakukan lebih banyak sanksi terhadap Rusia, termasuk dengan kemungkinan embargo energi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya