Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Belum Menindak Rusia, Zelensky Minta PBB Dibubarkan Saja

RABU, 06 APRIL 2022 | 12:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Desakan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa segera melalukan tindakan tegas Rusia kembali disuarakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Membandingkan tindakan Rusia di kota-kota Ukraina seperti Bucha dengan kekerasan yang dilakukan oleh “teroris” seperti ISIS, Zelensky mengeluarkan pernyataan pedas, meminta agar Dewan Keamanan PBB membubarkan diri seandainya tidak segera mengusir Rusia dari keanggotaannya.

Rusia, sebagai salah satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan, memiliki hak veto, yang telah berulang kali digunakan untuk memblokir resolusi dan negosiasi di panggung global.


“Jika tidak ada alternatif dan tidak ada pilihan, maka opsi selanjutnya akan membubarkan diri Anda sama sekali,” kata Zelensky di hadapan sidang DK PBB pada Selasa, seperti dikutip dari AFP, Rabu (6/4).

"Perserikatan Bangsa-Bangsa bisa ditutup begitu saja," katanya.

“Tuan-tuan dan nyonya-nyonya, apakah Anda siap untuk menutup PBB? Dan waktu hukum internasional hilang? Jika jawaban Anda tidak, maka Anda harus segera bertindak," lanjut Zelensky.

Berjenggot dan mengenakan T-shirt hijau militer yang sekarang menjadi ciri khasnya, Zelensky memberikan gambaran mengerikan tentang kekejaman yang katanya dilakukan oleh pasukan Rusia terhadap warga sipil di Bucha, sebuah kota di luar ibukota Ukraina, Kyiv, dan menayangkan video grafis yang menunjukkan mayat, termasuk beberapa anak.

“Mereka dibunuh di apartemen, rumah, meledakkan granat, warga sipil dihancurkan oleh tank sambil duduk di mobil mereka di tengah jalan, hanya untuk kesenangan mereka," ujar Zelensky.

“Jadi ini tidak berbeda dengan teroris lain seperti (ISIS) yang menduduki beberapa wilayah, dan di sini dilakukan oleh anggota Dewan Keamanan PBB,” lanjutnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya