Berita

Spanduk bergambar Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memakai kaos lambang PKI di Jakarta Pusat/Net

Nusantara

Bikin Heboh, Spanduk Jenderal Andika Berkaus PKI Sudah Dicopot Aparat Gabungan

SELASA, 05 APRIL 2022 | 11:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Spanduk bergambar Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa memakai kaus PKI yang tersebar di Jakarta Pusat telah dicopot.

Salah satu yang dicopot adalah spanduk di Kecamatan Menteng, bertuliskan 'Pecat Panglima PKI atau Dimakzulkan'. Spanduk itu berwarna merah dengan latar wajah Jenderal Andika Perkasa.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat, Bernard Tambunan mengatakan, seluruh spanduk berisi desakan pemecatan Andika Perkasa itu sudah ditertibkan aparat gabungan.


"Itu sudah tidak ada. Satpol PP kalau ada spanduk tidak ada izin apalagi (spanduk) seperti itu, pasti diturunkan," kata Bernard diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (5/4).

Menurut Bernard, terdapat dua buah spanduk serupa terpasang di wilayah Kecamatan Tanah Abang dan Kecamatan Menteng.

"Kita tidak tahu siapa yang pasang itu. Ada dua (spanduk) di Menteng dan Tanah Abang," kata Bernard.

Unggahan terkait spanduk itu viral di media sosial Twitter dengan akun @tukangrosok___ pada Minggu 3 April 2022 pukul 21.21 WIB. Unggahan tersebut berisi, "tangkap pembuat dan pemasang spanduk ini, Lokasi wilayah Kel. Gelora, Tanah Abang Jakarta Pusat,".

Masih dalam unggahan tersebut, terdapat tulisan berbunyi "WASPADALAH BANGKITNYA !!! PKI GAYA BARU" dengan terpampang dua muka Jenderal Andika. Wajah pertama memakai baju berlambang PKI, sedangkan foto kedua Andika memakai seragam dinas TNI.

Redaksi pun mendatangi lokasi pada Senin (4/4) siang. Namun, spanduk itu sudah tidak lagi terpasang di depan kantor Kelurahan Gelora.

Di lokasi sama, hanya ada spanduk berisi ajakan mentaati protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 dengan tidak berkerumun.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya