Berita

Pasukan Ukraina/AP

Dunia

Ubah Taktik, Rusia Fokuskan Operasi Militer di Ukraina Timur dan Selatan

SELASA, 05 APRIL 2022 | 11:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia tampaknya telah mengubah taktik operasi militernya di Ukraina, dengan mengalihkan fokus ke selatan dan timur negara tersebut.

Penasihat keamanan nasional Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Jake Sullivan mengatakan Rusia mungkin berencana untuk mengerahkan puluhan ribu tentaranya ke bagian timur.

"Pada saat ini kami percaya Rusia sedang merevisi tujuan perangnya untuk fokus pada bagian timur dan selatan Ukraina daripada menargetkan sebagian besar wilayah," kata Sullivan pada Senin (4/4), seperti dikutip Reuters.


Sullivan mengatakan, tujuan Rusia kemungkinan akan mengepung dan membanjiri pasukan Ukraina di wilayah tersebut.

“Rusia kemudian dapat menggunakan keberhasilan taktis apapun yang dicapainya untuk menyebarkan narasi kemajuan dan menutupi kegagalan militer sebelumnya," tambahnya.

Sullivan mengatakan fase berikutnya mungkin berlarut-larut dengan pasukan Rusia melebihi jumlah Ukraina. Moskow kemungkinan akan berusaha untuk mengendalikan petak yang jauh lebih luas di Ukraina timur daripada yang dikendalikan oleh separatis sebelum invasi.

Di selatan, Rusia kemungkinan akan berusaha untuk menahan kota Kherson untuk mengontrol aliran air ke Krimea. Dia mengatakan Kremlin diperkirakan akan meluncurkan serangan udara dan rudal lebih lanjut di seluruh negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Sullivan mengatakan pemerintahan Biden akan mengumumkan bantuan militer baru untuk Ukraina dalam beberapa hari mendatang.

Dia juga mengatakan sanksi lebih lanjut terhadap energi Rusia sedang dibahas dalam pembicaraan dengan sekutu Eropa.

Invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada 24 Februari, dengan Moskow menggambarkannya sebagai operasi militer khusus.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya