Berita

China memperketat lockdown di Shanghai/Net

Dunia

Banjir Kasus Covid Tak Bergejala, Shanghai Perketat Lockdown

SELASA, 05 APRIL 2022 | 09:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pusat keuangan China, Shanghai, telah menjadi pusat penyebaran baru Covid-19. Otoritas dibuat khawatir dengan semakin banyaknya kasus Covid-19 tanpa gejala yang dilaporkan setiap harinya.

Setelah melakukan tes massal, Shanghai melaporkan rekor 13.086 kasus Covid-19 tanpa gejala pada Selasa (5/4). Itu naik dari 8.581 kasus yang dilaporkan sehari sebelumnya.

Sementara kasus bergejala turun pada Senin menjadi 268, dari 425 sehari sebelumnya, seperti dimuat Reuters.


Pada Senin (4/4), otoritas melakukan tes massal di seluruh kota, dengan lebih dari 25 juta orang juga menghadapi pembatasan ketat dua tahap yang telah diberlakukan pada pekan lalu.

Penguncian awalnya akan berakhir pada Selasa di distrik barat kota, tetapi sekarang telah diperpanjang hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Setidaknya 38 ribu personel telah dikerahkan ke Shanghai dari wilayah lain sebagai operasi medis nasional terbesar sejak wabah Covid-19 di Wuhan pada awal 2020.

Pihak berwenang mengumumkanpembatasan lebih lanjut untuk jaringan transportasi, dengan lebih banyak jalur kereta bawah tanah ditangguhkan.

Wakil Perdana Menteri China, Sun Chunlan, mengatakan pekerjaan pencegahan dan pengendalian sekarang berada pada "titik kritis" dan sangat penting bahwa setiap penduduk dites.

Di sisi lain, media sosial China juga dibanjiri dengan keluhan warga terhadap pembatasan ketat.

Analis China di Eurasia Group, Michael Hirson memperkirakan, pembatasan ketat yang diberlakukan pihak berwenang China di Shanghai akan sangat berdampak pada ekonomi.

Secara nasional, China melaporkan 1.235 kasus virus corona yang dikonfirmasi untuk 4 April, turun dari 1.405 sehari sebelumnya, termasuk 1.173 transmisi lokal.

Jumlah kasus baru tanpa gejala mencapai 15.355, dibandingkan dengan 11.862 sehari sebelumnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya