Berita

JPMorgan/Net

Dunia

JPMorgan Terancam Alami Kerugian Hingga 1 Miliar Dolar Akibat Perang Rusia-Ukraina

SENIN, 04 APRIL 2022 | 21:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan keuangan dan investasi multinasional asal Amerika Serikat (AS), JPMorgan, dilaporkan alami kerugian besar akibat konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Bos JPMorgan, Jamie Dimon pada Senin (4/4) menyebut pihaknya bisa kehilangan sekitar 1 miliar dolar AS. Itu adalah pertama kalinya perusahaan merinci potensi kerugian akibat konflik di Ukraina.

Dimon tidak memberikan rincian tentang jumlah kerugian potensial JPMorgan atau kerangka waktu. Tetapi ia menyatakan keprihatinan atas dampak besar dari invasi Rusia ke Ukraina, seperti dikutip Reuters.


Bank-bank global telah merinci eksposur mereka ke Rusia dalam beberapa pekan terakhir, tetapi Dimon adalah pemimpin bisnis dunia paling terkenal yang belum mengomentari dampak konflik yang lebih luas.

Dalam surat tahunannya kepada pemegang saham, JPMorgan mendesak pemerintah AS untuk meningkatkan kehadiran militernya di Eropa dan menegaskan kembali seruan untuk mengembangkan rencana untuk memastikan keamanan energi.

Rusia meluncurkan apa yang disebut sebagai operasi militer khusus ke Ukraina pada 24 Februari. Sejauh ini belum ada sinyal konflik akan berakhir segera meski pembicaraan damai terus dilakukan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya