Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Muslim Arbi: Jokowi Bagi-bagi BLT Tanda Kalah pada Mafia Minyak Goreng

SENIN, 04 APRIL 2022 | 16:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo dipandang telah menyeret Indonesia menjadi negara mafia karena menanggung akibat permainan mafia minyak goreng dengan mengeluarkan kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, bagi-bagi BLT pertanda bahwa rezim ini sudah sangat lemah dan tidak punya solusi serta tidak mampu bikin kebijakan.

"Makanya akhirnya jilat ludah sendiri yang semula nentang bagi-bagi BLT, nah sekarang diterapkan. Ini langkah yang salah. Karena pemerintah menyerah pada mafia minyak goreng," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/4).


Muslim menjelaskan, saat Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menetapkan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 14 ribu per liter, minyak goreng hilang. Namun saat HET dicabut, minyak goreng langsung banjir di pasaran.

"Ini jelas permainan mafia, tapi pemerintah menyerah dan akhirnya menanggung harga minyak goreng mahal dengan bagi-bagi BLT. Ini jelas lindungi mafia. Dan Jokowi seret negara jadi negara mafia. Akibat permainan mafia negara harus tanggung akibatnya. Ini jelas salah," bebernya.

Kebijakan bagi-bagi BLT kata Muslim, membuat para mafia tertawa terbahak-bahak di tengah rakyat menangis sambil mengantri untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau yang berdampak adanya rakyat yang meninggal dunia.

"Dan Jokowi mau tampil sebagai pahlawan bela rakyat? Susah dipahami akal sehat. Dengan bagi-bagi BLT Jokowi dapat dianggap sebagai pelindung mafia atau bagian dari mafia minyak goreng itu sendiri? BLT yang dibagi-bagi itu dari mana? Saya duga BLT itu dari kenaikkan harga minyak goreng setelah HET dicabut," jelasnya.

"Penetapan HET karena subsidi. HET dicabut diserahkan ke mekanisme pasar dan keuntungan dari mekanisme pasar itu yang dibagi-bagi ke rakyat? Jika ini benar, jelas ini mafia minyak goreng bermain dengan mafia pengelola negara," pungkas Muslim.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya