Berita

Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa/Net

Dunia

Presiden Sri Lanka Ajak Seluruh Parpol Bersatu Tangani Krisis Ekonomi

SENIN, 04 APRIL 2022 | 14:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa mengundang seluruh partai politik di parlemen untuk bersatu membentuk pemerintahan demi mengakhiri krisis ekonomi yang dihadapi negara itu.

Langkah tersebut diambil setelah seluruh 26 menteri kabinet pemerintahan Rajapaksa mengundurkan diri, disusul keputusan serupa oleh Gubernur Bank Sentral Ajith Nivard Cabraal.

"Presiden Gotabaya Rajapaksa mengajak semua partai politik untuk bersama-sama mencari solusi atas krisis nasional yang sedang berlangsung," kata pernyataan pemerintah pada Senin (4/4).


“Mengingat ini kebutuhan nasional, sudah waktunya untuk bekerja bersama demi semua warga negara dan generasi mendatang,” tambah pernyataan yang dikutip Reuters itu.

Sri Lanka telah dibebani utang dan kesulitan membayar impor bahan bakar serta barang-barang lainnya. Krisis ekonomi membuat Sri Lanka menghadapi pemadaman listrik hingga 13 jam sehari.

Pengeluaran negara telah melebihi pendapatannya di bawah pemerintahan berturut-turut sementara produksi barang dan jasa yang dapat diperdagangkan tidak memadai.

Krisis memicu aksi protes besar-besaran di Sri Lanka, membuat pengunjuk rasa berkumpul di kediaman presiden.

"Tuntutan di jalan adalah bahwa Gotabaya Rajapaksa harus pergi. Dia adalah targetnya," kata direktur eksekutif lembaga pemikir Center for Policy Alternatives, Paikiasothy Saravanamuttu.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya