Berita

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh/Net

Dunia

Negosiasi Kesepakatan Nuklir Mandek, Iran ke AS: Teheran Tidak Bisa Menunggu Selamanya

SENIN, 04 APRIL 2022 | 14:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran menunjuk hidung Amerika Serikat (AS) atas mandeknya pembicaraan kesepakatan nuklir antara Teheran dan negara-negara kekuatan dunia di Wina, Austria.

Berbicara dalam konferensi pers pada Senin (4/4), jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh mengatakan Washington harus membuat keputusan politik untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015.

"Amerika bertanggung jawab atas penghentian pembicaraan kesepakatan yang sudah sangat dekat ini," ujarnya, seperti dikutip Reuters.


Khatibzadeh juga menegaskan Teheran tidak akan bisa menunggu selamanya.

Pada Kamis (31/3), Departemen Luar Negeri AS mengatakan masih ada beberapa masalah luar biasa yang harus dibahas dalam pembicaraan nuklir, dan itu berada dalam tanggung jawab Teheran untuk membuat keputusan.

Sementara bagi Iran, masalah luar biasa tersebut termasuk Washington yang menghapus Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) sebagai organisasi teroris asing.

Teheran juga menginginkan jaminan bahwa AS tidak akan menarik diri dari kesepakatan di masa depan, termasuk sejauh mana sanksi akan dibatalkan adalah masalah lain yang belum terselesaikan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya