Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Politik

Tidak Perlu Ikuti Saran AS Atas Rusia, Ini Saran Hikmahanto Juwana untuk Indonesia

MINGGU, 03 APRIL 2022 | 16:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indonesia memiliki harapan yang cukup sederhana terhadap negara sekutu Amerika Serikat dalam menyikapi konflik Rusia-Ukraina, ketika mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin dalam forum internasional KTT G20 di Bali.

Demikian dikatakan Gurubesar Hukum Internasional Profesor Hikmahanto Juwana ihwal intervensi Amerika Serikat dan sekutunya agar Indonesia tidak mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin dalam KTT G20, Minggu (3/4).

"Pertama jangan pindahkan konflik dengan Rusia ke Forum G20. Tidak seharusnya pernyataan akan hadir atau tidak disampaikan pada saat ini dan digantungkan pada syarat hadir tidaknya Rusia. Biarkan semua mengalir pada saatnya,” ucap Profesor Hikmahanto Juwana.


Yang kedua, kata Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani ini, Indonesia tidak ingin ditekan ketika mengundang Rusia sebagai anggota G20.

Pasalnya, lanjut Hikmahanto, bukan tidak mungkin bila Indonesia mengikuti kehendak AS dan sekutunya, maka Rusia akan mendapatkan dukungan dari China dan mungkin India.

"Dua negara ini akan bersikap untuk tidak hadir bila Rusia dihalangi untuk hadir. Padahal China dan India merupakan dua negara penting di G20 karena memiliki jumlah penduduk yang besar,” imbuhnya.

Kemudian yang ketiga, Indonesia berharap AS dan sekutunya terus mendukung Indonesia sebagai Presiden dan tuan rumah yang baik dalam pelaksanaan event G20 tahun ini.

"Indonesia tidak ingin masalah geopolitik di Eropa berimbas pada pembahasan perekonomian dunia di masa mendatang. Terlebih dijadikan medan untuk melanjutkan upaya menjatuhkan Putin sebagai Presiden Rusia,” demikian Hikmahanto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya