Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Tak Seoptimis Ukraina, Rusia Bantah Segera Pertemukan Putin dan Zelensky

MINGGU, 03 APRIL 2022 | 14:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia mengaku belum siap dengan pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky karena pembicaraan damai tidak cukup berkembang.

Kepala negosiator Rusia, Vladimir Medinsky mengatakan Ukraina telah mulai menunjukkan pendekatan yang lebih realistis selama pembicaraan damai.

Sejauh ini, Ukraina sepakat untuk netral, tidak memiliki senjata nuklir, tidak bergabung dengan blok militer, dan menolak menjadi tuan rumah pangkalan militer asing. Tetapi sejauh ini, pembicaraan mengenai Krimea dan Donbas belum mengalami kemajuan.


"Draf perjanjian belum siap untuk diajukan ke pertemuan di puncak. Saya ulangi lagi dan lagi, posisi Rusia di Krimea dan Donbas tetap tidak berubah," ucapnya, seperti dikutip Reuters.

Medinsky mengatakan dia tidak memiliki optimisme yang sama dengan negosiator Ukraina, David Arakhamia. Arakhamia pada Sabtu (2/4) mengatakan kesepakatan sejauh ini cukup untuk melakukan pertemuan antara Putin dan Zelensky.

"Sayangnya, saya tidak setuju dengan optimisme Arakhamia. Selain itu, para ahli diplomatik dan militer Ukraina tertinggal jauh dalam mengkonfirmasi bahkan kesepakatan-kesepakatan yang telah dicapai di tingkat politik pada rancangan teks," jelasnya.

Meski begitu, Medinsky mengatakan, pembicaraan damai yang berlangsung di Istanbul, Turki beberapa hari lalu akan dilanjutkan secara virtual pada Senin (4/4).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya