Berita

Mayat-mayat tergeletak di jalanan Kota Bucha, Ukraina/Net

Dunia

Sebulan Perang, 280 Mayat Tergeletak di Jalanan Kota Bucha Ukraina

MINGGU, 03 APRIL 2022 | 06:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemandangan mengerikan terlihat di kota Bucha yang berada di barat laut ibukota Ukraina, Kyiv. Setelah pasukan Rusia mundur dan tentara Ukraina mengambil alih kota, sekitar 280 mayat dilaporkan ditemukan tergeletak di jalanan.

Walikota Bucha, Anatoly Fedoruk menuturkan, jalan-jalan kota hancur dan dipenuhi dengan mayat. Bahkan di satu jalan perumahan, setidaknya 20 mayat berpakaian sipil ditemukan hanya dalam beberapa ratus meter.

"Di Bucha kami telah menguburkan 280 orang di kuburan massal," kata Fedoruk kepada AFP.


Sejumlah video dan foto yang menampilkan kehancuran Kota Bucha juga beredar di media sosial.

Satu foto memperlihatkan tubuh seorang lelaki dengan tangan terikat di belakang punggungnya, dan paspor Ukraina terbuka tergeletak di tanah di sampingnya. Seorang lagi mengalami luka di kepala yang menganga.

Dua tergeletak di dekat sepeda dan yang ketiga di sebelah mobil yang ditinggalkan. Beberapa berbaring telungkup, dengan anggota badan miring.

Sejauh ini, belum diketahui penyebab kematian mereka. Namun diyakini mayat-mayat tersebut menunjukkan bahwa mereka telah meninggal selama beberapa hari.

Di samping itu, video memperlihatkan kota dibiarkan hancur oleh pertempuran, dengan lubang dari ledakan peluru di gedung-gedung apartemen dan mobil-mobil yang hancur berserakan di jalan-jalan.

Ukraina mengklaim telah mengambil alih kendali penuh atas wilayah Kyiv dan sekitarnya, sementara pasukan Rusia mundur dan berkumpul di timur.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya