Berita

Ukraina klaim ambil alih kendali wilayah Kyiv dan sekitarnya/Net

Dunia

Rusia Mundur ke Timur, Ukraina Klaim Ambil Kendali Penuh Seluruh Wilayah Kyiv

MINGGU, 03 APRIL 2022 | 06:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ukraina mengklaim telah mengambil alih kendali penuh seluruh daerah di sekitar ibukota Kyiv untuk pertama kalinya sejak Rusia meluncurkan invasi.

"Pasukan Ukraina telah merebut kembali lebih dari 30 kota dan desa di sekitar Kyiv sejak Rusia mundur dari daerah itu pekan ini," kata penasihat presiden Ukraina, Okeksiy Arestovych, seperti dikutip Reuters, Sabtu (2/4).

Klaim tersebut juga dikonfirmasi oleh unggahan Wakil Menteri Pertahanan Ukraina, Hanna Malyar, di Facebook.


"Seluruh wilayah Kyiv dibebaskan dari penjajah," tulisnya.

Klaim itu muncul setelah Rusia mengumumkan akan mengurangi operasi militer di sekitar Kyiv sebagai bagian dari isyarat baik untuk pembicaraan damai yang berlangsung di Istanbul Turki.

Kedua belah pihak menggambarkan pembicaraan yang diadakan minggu ini di Istanbul cukup sulit. Jurubicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pembicaraan berlanjut, namun belum diketahui apakah masih akan dilakukan di Turki atau negara lain.

Meski begitu, negosiator Ukraina, David Arakhamia mengungkap, kemajuan dibuat selama negosiasi dengan membahas kemungkinan pertemuan langsung antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Sementara itu Ukraina menyebut keputusan tersebut diambil karena Rusia terpaksa setelah mengalami kerugian besar di wilayah tersebut.

Alih-alih, saat ini dilaporkan pasukan Rusia tengah berkumpul kembali di Ukraina timur.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya