Berita

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Peran Luhut Layaknya Perdana Menteri buat Wibawa Presiden Jokowi Jatuh

SABTU, 02 APRIL 2022 | 02:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan disebut sebagai perdana menteri Indonesia, hal ini lantaran melakukan sejumlah pekerjaan di luar pokok dan fungsinya yakni mengurus kelautan dan juga investasi.

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga berpendapat, anggapan bahwa Luhut sebagai perdana menteri dalam kabinet ini akan merusak citra Presiden Jokowi sebagai kepala negara. 

Terlebih, di Indonesia bukan negara monarki, melainkan republik yang kepala negaranya adalah presiden bukan perdana menteri.

"Hal itu tentu tidak baik, karena berdampak terhadap kepemimpinan presiden. Peran besar Luhut dalam kabinet Presiden Jokowi tentu dapat berdampak pada turunnya wibawa presiden di mata masyarakat,” tegas Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/4).

Selain itu, kata Jamiluddin, peran Luhut yang besar juga dapat mempengaruhi soliditas kabinet. Karena, para menteri yang tupoksinya dimasuki Luhut, tentu sulit menerimanya.

"Hanya saja, para menteri itu tidak menunjukkan ketidaksukaannya secara frontal. Jadi, besarnya peran Luhut di kabinet Jokowi sebaiknya dikurangi. Hal itu diperlukan agar nahoda di negeri ini hanya satu dan kabinet Jokowi tetap solid,” saran Jamiluddin.

Populer

Singgung Presiden Harus Orang Indonesia Asli, Syahganda Nainggolan: Sutiyoso Sudah Kasih Tahu Saya, yang Sekarang Asli atau Tidak

Senin, 27 Juni 2022 | 00:21

Kepala WHO Akui Percaya Virus Corona Berasal dari Laboratorium Wuhan China

Kamis, 23 Juni 2022 | 17:07

Usai Rakernas PDIP, Puan Maharani Jauhi Ganjar Pranowo

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:35

FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Serukan Umat Islam untuk Satu Komando ke Habib Rizieq Shihab Soal Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:22

Tiga Partai Dapat Sokongan JK untuk Usung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:49

Sakit Hati dengan Gerindra, PKS dan Demokrat Kecil Kemungkinan Gabung KIR

Minggu, 19 Juni 2022 | 13:53

PP Syarikat Islam Kirim Surat ke Jokowi Agar Habib Rizieq dan Munarman Dibebaskan

Jumat, 24 Juni 2022 | 07:27

UPDATE

Pakistan Mulai Kampanye Boikot G20 India, Dekati China hingga Arab Saudi

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:51

Hadirkan Generasi Emas, KPAI dan Komnas Perempuan Sepakat dengan Puan untuk Cepat Tuntaskan RUU KIA

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:48

Bareskrim Polri Bersiap Keluarkan Sprindik Baru Kasus Kredit Macet PT Titan Energi

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:34

Tindaklanjuti Legalisasi Ganja Medis, Pimpinan DPR Sudah Koordinasi dengan Komisi Terkait

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:21

KPK Dalami Proses Pengajuan IMB Apartemen PT Summarecon Agung di Yogyakarta

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:12

Abdul Fickar Hadjar: RKUHP Pasal Penghinaan Presiden Aneh dan Antidemokrasi

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:11

Setelah Donetsk dan Luhansk, Kherson Akan Gelar Referendum Gabung Rusia

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:05

Pembunuh Sadis di Tangsel Terlacak Sinyal

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:00

Gerindra: Jokowi sedang Jalankan Amanat UUD 1945 dengan Misi Perdamaian ke Ukraina dan Rusia

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:57

Ali Rif'an: Anies Antitesis Kepemimpinan Jokowi, Bisa Berikan Narasi Baru untuk Indonesia

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:44

Selengkapnya