Berita

Aktivis kemanusiaan dan HAM, Natalius Pigai/Net

Politik

Tolak Putin ke Papua, Natalius Pigai: Dia Penjahat HAM!

SABTU, 02 APRIL 2022 | 01:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Rencana Gubernur Papua Lukas Enembe mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin berkunjung ke Bumi Cendrawasih ditentang aktivis kemanusiaan Natalius Pigai.

Penolakan Pigai ini lantaran, rencana kedatangan Putin menghadiri Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali di tengah invasi Rusia ke Ukraina yang hingga saat ini masih berjalan, dan itu dianggap sebagai pelanggaran HAM.

Lalu menurut Pigai, apa yang diinginkan Gubernur Lukas dengan mengundang Putin Papua merupakan keinginan pemerintah Jokowi. Sementara rakyat Papua, Pigai mengklaim, mengharamkan Putin menginjakan kakinya di Indonesia.


“Itu sikap Pemerintah Jokowi karena Gubernur wakil Pemerintah Pusat. Tetapi Rakyat Papua menolak tegas Putin karena melanggar HAM di Ukraina,” kata Pigai dalam unggahanya di Twitter, Jumat (1/4).

“Tidak mungkin Papua korban HAM atas kematian ribuan orang undang seorang Penjahat. Jangankan Papua, G20 saja kami tolak hadir,” tambah Pigai menekankan.

Kedatangan Putin ke Bali memang menuai pro kontra. Sebab, muncul desakan mengeluarkan Rusia dari G20 akibat serangan ke Ukraina. Untuk hal itu, China pasang badan untuk Rusia. Presiden Xi Jinping menolak keras seruan mengeluarkan Rusia dari G20.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya