Berita

Proses pencarian puing-puing pesawat China Eastern Airlines yang jatuh di area pegunungan di Provinsi Guangxi, China pada 21 Maret 2022/Net

Dunia

Proses Pencarian Selesai, CAAC Temukan 49.117 Puing Pesawat China Eastern Airlines

JUMAT, 01 APRIL 2022 | 10:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah kurang lebih 10 hari proses pencarian dilakukan, otoritas China telah mengumpulkan puluhan ribu keping pesawat China Eastern Airlines yang jatuh di area pegunungan di Provinsi Guangxi.

Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) menyebut ada 49.117 kepingan pesawat Boeing 737-800 yang telah ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Direktur Keselamatan Penerbangan CAAC, Zhu Tao mengatakan bagian-bagian penting termasuk penstabil horizontal, mesin, dan sisa-sisa ujung sayap kanan.


Dua black box atau kotak hitam yang berisi perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit juga telah ditemukan dan dikirim ke Beijing untuk pemeriksaan dan analisis.

Zhu mengatakan laporan penyelidikan awal akan diselesaikan dalam waktu 30 hari sejak kecelakaan 21 Maret.

Mengutip seorang pejabat pemerintah Guangxi, Xinhua melaporkan tim pencari telah menggali lebih dari 22 ribu meter kubik tanah untuk menemukan puing-puing tersebut.

Kondisi hujan dan lokasi berlumpur di lereng pegunungan yang terpencil dan terjal juga mempersulit proses pencarian.

Pesawat China Eastern Airlines dengan kode penerbangan MU5735 jatuh dari ketinggian 29 ribu kaki menghantam daratan hanya dalam waktu sekitar satu menit pada Senin siang (21/3).

Ketika itu, pesawat rute Kunming menuju Guangzhou tersebut membawa 132 orang, yang terdiri dari 123 penumpang dan sembilan kru.

Akibat dari hantaman pesawat, tercipta kawah sedalam 20 meter di lokasi kejadian. Insiden itu juga memicu kebakaran hujan di sekitarnya dan menghancurkan pesawat menjadi bagian-bagian kecil yang tersebar di area yang luas, beberapa di antaranya terkubur di bawah tanah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya