Berita

CEO RMOL Network, Teguh Santosa berdiskusi bersama Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva di Kopi Timur, Jakarta Timur pada Rabu, 30 Maret 2022/RMOL

Dunia

Dubes Rusia: Krisis di Ukraina Tak Akan Terjadi Jika Barat Mendengarkan Keresahan Kami

JUMAT, 01 APRIL 2022 | 09:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meluncurkan "Operasi Militer Khusus" ke Ukraina merupakan hasil kekecewaan terhadap Barat.

Berbulan-bulan sebelum operasi militer dimulai pada 24 Februari, Rusia telah berusaha mendapatkan jaminan keamanan dari Amerika Serikat (AS) dan NATO.

Putin meminta NATO untuk memulai pembicaraan substantif tentang jaminan keamanan jangka panjang bagi Rusia. Dia menekankan, Rusia membutuhkan jaminan yang mengikat secara hukum karena selama ini Barat telah gagal memenuhi komitmen secara verbal.


Namun menurut Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, pembicaraan tersebut tidak berjalan dengan lancar.

"Responnya sangat tidak memuaskan. Mereka tidak mendengarkan kami. Mereka menolak menandatangani proposal kesepakatan dari kami," ujarnya ketika berbincang dengan CEO RMOL Network, Teguh Santosa di Kopi Timur, Jakarta Timur, Rabu (30/3).

Mengutip laporan TASS, Kementerian Luar Negeri Rusia telah merilis dua rancangan perjanjian tentang jaminan keamanan yang mengikat secara hukum pada 17 Desember. Dua hari sebelumnya, rancangan tersebut sudah diserahkan kepada pihak AS.

"Jika Anda bertanya kepada saya apakah situasi di Ukraina dapat dicegah? Saya katakan iya. Jika Barat menjawab keresahan kami terkait keamanan, situasi ini tidak akan pernah terjadi," tegas Dubes Vorobieva.

Menurut Vorobieva, Barat adalah pihak bertanggung jawab atas krisis yang terjadi di Ukraina saat ini. Bahkan di sisi lain, Barat atau NATO pun telah mengkhianati Ukraina.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya