Berita

Foto: MAP

Dunia

Dukungan Menguat, Organisasi Negara-negara Karibia Timur Membuka Konsulat di Dakhla

JUMAT, 01 APRIL 2022 | 06:41 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kepercayaan dunia internasional pada kemampuan Kerajaan Maroko mengelola pembangunan dan demokrasi di Sahara Maroko semakin meningkat.

Dukungan terhadap kedaulatan dan integritas Kerajaan Maroko tersebut ditandai dengan semakin banyaknya negara dan organisasi internasional yang membuka kantor perwakilan di kawasan Sahara Maroko.

Menurut catatan Kantor Berita MAP, sejauh ini terdapat 24 kantor perwakilan diplomatik di Sahara Maroko.


Hari Kamis kemarin (31/3) giliran Organisasi Negara-negara Karibia Timur (OECS) yang membuka kantor perwakilan di Dakhla.

Organisasi antarpemerintah ini didirikan pada tahun 1981 oleh sembilan negara Karibia Timur, yakni Anguilla, Antigua dan Barbuda, Kepulauan Virgin Britania Raya, Dominika, Grenada, Montserrat, Saint Kitts dan Nevis, Saint Lucia, serta Saint Vincent dan Grenadines, dengan kantor pusat berada di Castries, ibukota Sait Lucia.

OECS didirikan untuk harmonisasi ekonomi dan integrasi kawasan, perlindungan HAM, dan mendorong good governance di kawasan Karibia Timur.

Upacara pembukaan kantor perwakilan diplomatik OECS di Dakhla dihadiri Menteri Urusan Luar Negeri Nasser Bourita dan Perdana Menteri Persemakmuran Dominica Roosevelt Skerrit, serta Mernteri Luar Negeri Dominica Kenneth Darroux.

Di Dakhla yang berada di sekitar 7.000 kilometer dari Rabat, Konsulat OECS bergabung dengan konsulat dari sejumlah negara yang lebih dahulu dibuka, antara lain Republik Sierra Leone, Republik Senegal, Gambia, Guinea, Republik Djibouti, Republik Liberia, Burkina Faso, Republik Guinea Bissau, Republik Equatorial Guinea, dan Republik Democratik Congo, serta Republic Haiti.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya