Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi PKB Luqman Hakim/RMOL

Politik

Apdesi Dukung Jokowi 3 Periode Tabrak Konstitusi, Fokus Saja Perjuangkan Kemakmuran Rakyat

JUMAT, 01 APRIL 2022 | 03:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dukungan untuk presiden Joko Widodo menjabat 3 periode muncul saat silaturahmi nasional (Silatnas) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi).

Ketua Umum DPP Apdesi Surtawijaya mengklaim banyak kepala desa yang merasa Jokowi perlu menjadi presiden 3 periode.

Dukungan terbuka yang dilakukan Apdesi itu disayangkan oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi PKB Luqman Hakim.


Menurutnya, tidak tepat jika muncul organisasi dalam satu profesi terkesan memperalat para pelaku profesi karena pihak eksternal.

Ia mengingatkan, Indonesia adalah negara hukum. Salah satu aturannya, ada profesi tertentu dilarang melakukan politik praktis, termasuk Kepala dan perangkat desa.

"Dukungan pihak yang mengklaim kepala desa se Indonesia terhadap Jokowi untuk maju sebagai Capres untuk ketiga kalinya, selain melanggar undang-undang, juga menabrak konstitusi," demikian kata Luqman, Kamis (31/3).

Anggota DPR RI daerah pemilihan Jateng VI ini berharap, para kepala desa dan perangkat desa sebaiknya fokus mengerjakan tugas utamanya memperjuangkan kemakmuran rakyat di desanya masing-masing.

"Tidak selayaknya kepala desa dan perangkat desa menyediakan diri sebagai alat pihak-pihak tertentu melakukan manuver politik yang kontra-konstitusi," pungkas pria yang juga Ketua PP GP Ansor ini.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya