Berita

Bendera Iran/Net

Dunia

Kena Sanksi Baru di Tengah Negosiasi Nuklir, Iran Dibuat Murka oleh AS

KAMIS, 31 MARET 2022 | 13:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran dibuat murka oleh Amerika Serikat (AS). Menuju akhir negosiasi kesepakatan nuklir Iran, AS justru menerapkan sanksi baru.

Pada Rabu (30/3), AS menerapkan sanksi pada agen pengadaan di Iran dan perusahaannya karena dinilai telah mendukung program rudal balistik Teheran.

Gedung Putih mengatakan sanksi baru tidak akan menggagalkan pembicaraan nuklir tetapi akan tetap berlaku terlepas dari apakah kesepakatan tercapai.


Sehari setelahnya, Kamis (31/3), jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh mengatakan, AS terus melanggar resolusi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan komitmennya untuk membangkitkan kesepakatan nuklir 2015.

"Langkah ini adalah tanda lain dari kebencian pemerintah AS terhadap rakyat Iran, karena melanjutkan kebijakan tekanan maksimum yang gagal terhadap Iran," tegas Khatibzadeh, seperti dikutip Reuters.

Pernyataan Khatibzadeh sendiri merujuk pada Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB, yang mengabadikan kesepakatan nuklir 2015 yang ingin dihidupkan kembali oleh Iran dan kekuatan dunia melalui negosiasi di Wina.

Iran bersama kekuatan-kekuatan dunia lainnya telah hampir mencapai kesepakatan pada awal Maret untuk menghidupkan kembali Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Namun pada menit-menit terakhir, Rusia muncul membuat tuntutan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya