Berita

Situasi di Kyiv setelah mendapatkan serangan/Net

Dunia

PBB: Ribuan Warga Sipil Diyakini Tewas dalam Serangan di Mariupol

RABU, 30 MARET 2022 | 09:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selama empat pekan terakhir, ribuan warga sipil dilaporkan meninggal di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina yang terkepung oleh Rusia.

Kepala misi hak asasi manusia Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Ukraina, Matildo Bogner mengatakan pihaknya telah mengerahkan sekitar 60 pemantau ke Mariupol untuk melihat situasi di sana.

"Kami pikir mungkin ada ribuan kematian, korban sipil, di Mariupol," ujarnya pada Selasa (29/3), seperti dikutip Reuters.


Sehari sebelumnya, Senin (28/3), jurubicara Walikota Vadym Boichenko mengatakan hampir 5.000 orang, termasuk sekitar 210 anak-anak, meninggal di Mariupol sejak pasukan Rusia mengepung pada bulan lalu.

Selain itu, 90 persen bangunan di Mariupol telah rusak, 40 persen bahkan hancur, termasuk rumah sakit, sekolah, taman kanak-kanak, hingga pabrik.

Mengutip keterangan saksi, pejebat setempat memperkirakan bahwa 300 orang tewas dalam pengeboman 16 Maret di teater Mariupol tempat orang-orang berlindung.

Pada Selasa, kantor hak asasi manusia PBB telah mengkonfirmasi 1.179 warga sipil tewas dan 1.860 terluka di seluruh Ukraina sejak awal invasi Rusia pada 24 Februari.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya