Berita

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam/RMOL

Politik

Pertemuan AHY-Surya Paloh Berlangsung Hangat, Koalisi Pemerintah Mulai Terpencar?

RABU, 30 MARET 2022 | 05:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pertemuan politik antara Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yang berlangsung hangat memunculkan tafsir politik yang beragam.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam berpendapat, dengan pertemuan AHY-Surya Paloh makin menguatkan dugaan kekuatan koalisi pemerintahan mulai terpencar.

Lebih lanjut, Umam menganalisa, jika nantinya ada kesepakatan politik antara tokoh sentral oposisi dengan tokoh utama dalam koalisi pemerintahan, maka hal itu mengindikasikan adanya retakan faksionalisme di dalam tubuh koalisi pemerintahan.


"Belakangan, wujud faksionalisme itu terkonfirmasi lewat adanya perbedaan pandangan di antara pimpinan partai-partai politik di dalam pemerintahan, terkait wacana penundaan Pemilu dan wacana perpanjangan periode presiden," demikian analisa Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/3).

Dalam catatan Umam, perbedaan pandangan koalisi pemerintahan juga terjadi pada isu amandemen konstitusi. Ia mengatakan, Surya Paloh adalah salah satu ketua Umum partai politik koalisi pemerintah yang tegas menolak.

Dosen Ilmu Politik & International Studies Universitas Paramadina ini menilai, Surya Paloh adalah tokoh politik yang memiliki independensi dan integritas politik yang patut diapresiasi.

Bacaan Umam, meski ada di pemerintahan, Surya Paloh tidak mau dengan serta merta dicokok hidungnya untuk mengikuti keinginan aktor-aktor di lingkaran presiden.

"Ada integritas dan independensi yang ia (Surya Paloh) perjuangkan, sehingga tidak mudah dikendalikan," pungkas Umam.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya