Berita

Pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina di Istanbul, Turki/Net

Dunia

Bertemu di Turki, Tim Negosiator Rusia dan Ukraina Ogah Jabat Tangan

SELASA, 29 MARET 2022 | 15:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tim negosiator Rusia dan Ukraina telah bertemu di Istanbul, Turki untuk memulai pembicaraan damai pada Selasa (29/3). Ini adalah pertemuan tatap muka pertama selama hampir tiga pekan terakhir.

Namun menurut laporan televisi Ukraina, suasana dingin tampak terasa, di mana kedua belah pihak enggan berjabat tangan.

Kedatangan delegasi dari kedua belah pihak disambut oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang mendorong gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina.


Melihat rekaman dari Istana Dolmabahce di Istanbul, Reuters menyebut terlihat miliarder Rusia, Roman Abramovich hadir.

Beberapa saat sebelumnya, Abramovich dan beberapa negosiator lainnya dilaporkan jatuh sakit, dengan dugaan diracun.

Pembicaraan damai di Turki dimulai setelah sekitar 34 hari Rusia menginvasi Ukraina. Langkah Moskow itu membuat lebih dari 3,8 juta orang Ukraina melarikan diri ke luar negeri, ribuan meninggal dan terluka.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba berharap pembicaraan tersebut dapat menghasilkan kesepakatan gencatan senjata.

“Minimal programnya adalah soal kemanusiaan, dan program maksimalnya adalah mencapai kesepakatan gencatan senjata,” ucapnya.

Namun seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin tampaknya tidak siap berkompromi untuk mengakhiri perang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya