Berita

Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud/Net

Hukum

Kasus Dugaan Korupsi Abdul Gafur Mas'ud, KPK Panggil Plt Bupati PPU hingga Politikus Demokrat

SELASA, 29 MARET 2022 | 11:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) hingga politikus Partai Demokrat dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU, Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2021-2022.

Seperti disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri, hari ini, Selasa (29/3), tim penyidik memanggil 12 orang sebagai saksi untuk tersangka Bupati PPU Abdul Gafur Mas'ud (AGM).

"Pemeriksaan di Mako Brimob Polda Kaltim di Balikpapan," ujar Ali kepada wartawan, Selasa siang (29/3).


Saksi-saksi yang dipanggil yaitu Wahdiyat selaku mantan Direktur Perusda Benua Taka, Gerardus Roentoe selaku mantan Direktur Perusda Benua Taka, Hamdam selaku Plt Bupati PPU, Tohar selaku Sekda Pemkab PPU.

Selanjutnya, Alam Prawira Negara selaku Kabag Umum Pemkab PPU, Alimudin Map selaku Kepala DPMPTSP Pemkab PPU, Alam selaku Sekretaris DPC Demokrat Balikpapan, Sherly selaku kakaknya tersangka Nur Afifah Balqis.

Kemudian, Mahdalia selaku Ibu dari tersangka Nur Afifah Balqis, Agung Rasyidi selaku ajudan atau dekat dengan tersangka Abdul Gafur Mas'ud, Risnah selaku Istri tersangka Abdul Gafur Mas'ud, dan Andi Munjibal selaku kontraktor CV Jazirah Barokah

Dalam perkara ini, penyuap Bupati PPU Abdul Gafur, Achmad Zuhdi alias Yudi telah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Samarinda pada Rabu kemarin (23/3).

Tim penyidik KPK juga telah memperpanjang masa penahanan untuk tersangka Abdul Gafur Mas'ud dkk terhitung sejak Rabu (16/3) hingga Kamis (14/4).

Untuk tersangka Abdul Gafur dan Nur Afifah Balqis (NAB) selaku selaku Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan, ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

Selanjutnya untuk tersangka Mulyadi (MI) selaku Plt Sekda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Timur.

Lalu Edi Hasmoro (EH) selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemkab PPU dan Jusman (JM) selaku Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Pemkab PPU ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya