Berita

Kepala Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief/Net

Hukum

KPK akan Kembali Kirim Surat Panggilan Kedua untuk Andi Arief

SELASA, 29 MARET 2022 | 10:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Surat panggilan kedua akan dikirimkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Kepala Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief. Hal itu dilakukan lantaran Andi Arief tak hadir dalam pemanggilan pertama sebagai saksi pada Senin kemarin (28/3).

"Yang bersangkutan kemarin tidak hadir," ujar Plt Jurubicara KPK, Ali Filri, Selasa siang (29/3).

Andi Arief sebelumnya dipanggil sebagai saksi kasus dugaan suap pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).


Ia dipanggil dalam kapasitasnya saat menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat. Andi Arief berstatus sebagai saksi untuk tersangka Abdul Gafur Mas'ud (AGM).

KPK memastikan, surat pemanggilan untuk Andi Arief telah dikirim secara patut ke kediamanya sesuai dengan alamat yang dimiliki oleh KPK.

"Tentu sebagai bagian dari ketaatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan, kami mengingatkan kepada saksi ini untuk kooperatif hadir pada penjadwalan pemanggilan berikutnya. Surat akan dikirim pada alamat yang sama di Cipulir," kata Ali.

Bagi KPK, informasi dari Andi Arief sangat penting bagi tim penyidik untuk mengungkap dugaan perkara tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud dkk menjadi semakin terang.

"Sikap kooperatif dan dukungan dari pihak-pihak terkait dalam pengungkapan dan penyelesaian perkara dugaan korupsi oleh KPK sangat diperlukan agar proses penegakkan hukumnya menjadi lebih efektif dan efisien," pungkas Ali.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya