Berita

Mufti Ukraina, Sheikh Said Ismagilov dan penerjemah dalam webinar yang digelar pada 27 Maret 2022/Repro

Dunia

Mufti Ukraina: Umat Muslim Ukraina Alami Represi di Bawah Jajahan Rusia

SENIN, 28 MARET 2022 | 07:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ukraina adalah negara yang memiliki toleransi tinggi. Namun saat ini, minoritas Muslim mengalami penderitaan karena harus berhadapan dengan pasukan Rusia yang menginvasi Ukraina.

Pemimpin Muslim atau Mufti Ukraina, Sheikh Said Ismagilov mengatakan ada 1 juta Muslim di Ukraina, dan mayoritas dari mereka berada di wilayah yang ditempati oleh pasukan Rusia saat ini.

"Di tempat-tempat yang sekarang ditempati Rusia, umat Islam Ukraina telah banyak dibunuh, mereka jatuh atas represi oleh Rusia, mereka jatuh ke penjara, dan mereka menderita sekarang," ujarnya dalam webinar yang digelar oleh Universitas Sahid dan Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) pada Minggu (27/3).


Sejak Rusia memulai invasinya pada 24 Februari, sebanyak tiga masjid di Ukraina telah dihancurkan, termasuk yang ada di Kota Mariupol.

Sebagai bentuk perlawanan, Ismagilov menuturkan, banyak umat Muslim saat ini bergabung dengan Angkatan Bersenjata Ukraina untuk berjuang bersama atas nama kemerdekaan.

"Ketika orang Indonesia sudah berhenti berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan dan kedaulatan, kami bangsa Ukraina masih harus berjuang atas kedaulatan dan kemerdekaan kami," jelasnya.

Dengan jelas, lanjut Ismagilov, pasukan Rusia datang ke Ukraina bukan untuk menyelamatkan siapa pun seperti yang diklaimnya. Sebaliknya, mereka justru menghancurkan kota-kota, membunuh perempuan dan anak-anak, dan menghancurkan semua hal terkait dengan Ukraina.

"Saya ingin berkata bahwa sekarang seluruh bangsa ukraina bersama semua prajurit Ukraina mempertahankan negara kita dengan luar biasa, mempertahankan Ukraina dengan heroik, dan kita ingin mempertahankan semua hak agama, dan hak keanekaragaman," pungkasnya.

Webinar tersebut juga menghadirkan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin, Mufti Tatar Krimea Ayder Rustemov, dan pemimpin Gereja Katolik Ukraina Andriy Zelinskyy.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya