Berita

TNI saat melakukan evakuasi tentara korban serangan KKB Papua/Ist

Pertahanan

Dua Tentara Korban Serangan KKB Papua di Nduga Dimakamkan di Kendari dan Kupang

SENIN, 28 MARET 2022 | 01:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kabar terbaru dari penyerangan Prajurit TNI di Pos Marinir Perikanan Quari Bawah di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga oleh gerombolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada hari Sabtu (26/3) kemarin kembali memakan korban. Satu orang yang gugur atas nama Pratu Mar Wilson Anderson pada hari Minggu dini hari (27/3).

Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan Korban lain yang meninggal dunia sehari sebelumnya Alm Letda Mar Moh. Iqbal.

Candra menjelaskan, korban dari prajurit TNI gugur akibat aksi kekejaman KKB pada hari Minggu dini hari telah meninggal dunia Alm Pratu Mar Wilson Anderson Here yang merupakan korban serangan gerombolan kelompok separatis itu.


"Almarhum Pratu Mar Wilson sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis dari Dokter Satgas, namun tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” kata Wakapendam.

Pihaknya mengungkapkan proses evakuasi Personel Satgas Muara dan Perairan/Mupe Korps Marinir dari Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga di Bandara Mozes Kilangin Timika bahwa pada hari Minggu pagi (27/3) telah dilaksanakan evakuasi personel TNI korban penyerangan (26/3) dari Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga dan telah tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika dengan menggunakan menggunakan Helikopter milik TNI AU.

"Kedua korban yang meninggal dunia saat ini telah berada di RSUD Mimika untuk dilaksanakan Pemulasaran. Kemudian korban 6 orang luka-luka Serda RF, BP, EES, Pratu ASA, Prada ADP, dan LH langsung dirawat di IRD RSUD Kab. Mimika, sedangkan 2 orang yang luka ringan Pratu RS dan DS masih berada di Kenyam Kabupaten Nduga,” ujarnya.

Wakapendam mengatakan jenazah alm Letda Muh Ikbal direncanakan akan dilaksanakan upacara pelepasan jenazah, pada hari Senin (28/3), kemudian dilanjutkan dengan pemberangkatan ke rumah duka menggunakan pesawat udara ke Makassar dan lanjut menuju Kendari.

"Untuk Alm Pratu Wilson Anderson, juga direncanakan pada hari Senin (28/3) akan dilaksanakan upacara pelepasan jenazah dan diberangkatkan ke rumah duka menggunakan pesawat udara transit di Makassar-Surabaya, kemudian menuju di Kupang,” katanya.

"Mohon doanya dari semua pihak, agar Prajurit TNI korban dari kekejaman KST dapat segera tertolong dan dapat bertugas kembali mengemban tugas negara," tutup Wakapendam XVII/Cenderawasih.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya