Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ilmuwan Temukan Mikroplastik dalam Darah Manusia untuk Pertama Kalinya

MINGGU, 27 MARET 2022 | 15:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Untuk pertama kalinya, para ilmuwan menemukan mikroplastik dalam darah manusia. Partikel tersebut dinilai akan sangat berdampak pada kesehatan.

Penemuan itu dilakukan oleh para peneliti di Belanda, dan telah diterbitkan dalam jurnal Environment International pada Kamis (24/3).

Para peneliti melakukan pemeriksaan sampel darah dari 22 sukarelawan sehat tanpa nama, dan menemukan mikroplastik di hampir 80 persen dari mereka.


"Ini adalah pertama kalinya kami benar-benar dapat mendeteksi dan mengukur mikroplastik semacam itu dalam darah manusia," ujar ahli ekotoksikologi di Vrije Universiteit Amsterdam, Dick Vethaak.

Dikutip AFP, setengah dari sampel darah menunjukkan jejak plastik PET, yang banyak digunakan untuk membuat botol minuman. Sementara lebih dari sepertiga mengandung polistirena yang digunakan untuk wadah makanan sekali pakai dan banyak produk lainnya.

"Ini adalah bukti bahwa kita memiliki plastik di tubuh kita, dan kita seharusnya tidak melakukannya," kata Vethaak.

"Ke mana perginya itu di dalam tubuhmu? Bisakah itu dihilangkan? Diekskresikan? Atau apakah itu tertahan di organ tertentu, mungkin terkumulasi, atau bahkan mampu melewati sawar darah otak?" tambahnya.

Studi tersebut mengatakan mikroplastik bisa masuk ke tubuh melalui banyak rute, melalui udara, air atau makanan, tetapi juga dalam produk seperti pasta gigi tertentu, lip glosses dan tinta tato.

"Hal ini masuk akal secara ilmiah bahwa partikel plastik dapat diangkut ke organ melalui aliran darah," tambah studi tersebut.

Vethaak juga mengatakan mungkin ada jenis mikroplastik lain dalam darah yang tidak diambil oleh penelitiannya, misalnya tidak dapat mendeteksi partikel yang lebih besar dari diameter jarum yang digunakan untuk mengambil sampel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya