Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kapal Penjaga Pantai China Bermanuver Sangat Dekat dengan Kapal Filipina di Laut China Selatan

MINGGU, 27 MARET 2022 | 13:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kapal Penjaga Pantai China dilaporkan kembali melakukan manuver di Laut China Selatan yang disengketakan. Mereka bahkan membatasi pergerakan kapal Filipina yang berlayar di sekitarnya.

Menurut Penjaga Pantai Filipina pada Minggu (27/3), insiden tersebut terjadi selama operasi patroli maritim pada 2 Maret di sekitar Beting Scarborough atau Bajo de Masinloc.

Tidak diketahui apakah Filipina telah mengajukan protes diplomatik atas insiden tersebut.


Dikutip Reuters, Penjaga Pantai Filipina mengatakan harus menunggu sinyal dari Satuan Tugas Nasional untuk Laut Filipina Barat sebelum mengumumkan insiden tersebut.

Insiden sendiri melibatkan kapal Penjaga Pantai China dengan nomor haluan 3305 yang melakukan manuver jarak dekat di atas area sekitar 19,2 meter ke arah kapal Filipina BRP Malabrigo.

"Ini membatasi ruang manuver BRP Malabrigo, jelas melanggar Peraturan Internasional 1972 untuk Mencegah Tabrakan di Laut (COLREGS)," kata Penjaga Pantai Filipina.

Saat ini, Penjaga Pantai Filipina telah meminta Departemen Luar Negeri untuk membantu mengatasi masalah tersebut melalui pendekatan berbasis aturan dan damai.

China mengklaim sebagian besar perairan Laut China Selatan dengan Sembilan Garis Putus-putus, yang juga diperebutkan oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya