Berita

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus memberikan sambutan di Muktamar Luar Biasa DPP MDI, di Hotel Grandika Jakarta, Minggu (27/3)./Dok

Nusantara

Gerakkan Mesin Pemenangan Pemilu 2024, Golkar Aktifkan MDI

MINGGU, 27 MARET 2022 | 13:01 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Dewan Pengurus Pusat Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Partai Golkar menggelar Muktamar Luar Biasa pada Minggu (27/3). Organisasi sayap Golkar yang sempat vakum beberapa waktu itu, kini kembali aktif.

Perintah mengaktifkan MDI ini datang dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus menuturkan, Airlangga memerintahkan seluruh ormas dan organisasi pendiri digerakkan sebagai mesin pemenangan untuk Pemilu 2024.

Lodewijk mengatakan, Golkar memiliki potensi besar untuk mendulang suara karena menjadi partai yang memiliki organisasi sayap terbanyak di Indonesia.


Saat ini, Golkar memiliki organisasi sayap hingga 10 lini dengan beragam segmentasinya masing-masing. Lodewijk menegaskan, seluruh ormas direvitalisasi dan dipanaskan kembali untuk pemenangan Golkar dan Airlangga Hartarto di Pemilu 2024. Sebab, kemenangan pada Pemilu 2024 menjadi salah satu keputusan Rapimnas dan Rakernas DPP Partai Golkar.

“MDI juga masuk dalam ranah ini. Bagaimana menyukseskan Pak Airlangga sebagai calon presiden dari Partai Golkar. Dari segmentasi yang dimiliki MDI dan salah satunya dengan cara dakwah,” tutur Lodewijk dalam sambutannya di Muktamar Luar Biasa DPP MDI, di Hotel Grandika Jakarta, Minggu (27/3).

Sekjen Partai Golkar menambahkan, Airlangga sudah memutuskan target kemenangan di Pemilu 2024. Untuk pemilihan legislatif, Golkar menentukan target kemenangan 20 persen kursi.

Artinya, partai berlambang pohon beringin harus bisa mendapatkan 115 kursi DPR RI. Saat ini, Golkar memiliki 85 kursi di parlemen Senayan.

“Kita harus mencari lagi 30 kursi tambahan. Kita harapkan MDI juga ikut terlibat dalam target ini,” tegas Lodewijk.

Sementara untuk target Pilpres, DPP menargetkan kemenangan dalam pencalonan Airlangga Hartarto sebagai capres yang diusung Golkar.

Wakil Ketua DPR RI ini menegaskan, tidak ada target lain selain menang di pilpres dari Partai Golkar. Sebab, pilihan pilpres hanya menang dan kalah, dan Golkar harus mencapai kemenangan untuk Airlangga.

Selain menginstruksikan MDI untuk memenangkan Golkar, Lodewijk juga meminta MDI memanaskan kembali organisasi untuk menyiapkan kader sesuai segmentasi mereka.

Yakni, kader yang beriman, bertaqwa, dan berwatak serta memiliki wawasan keagamaan dan kebangsaan yang luas. MDI juga harus menyiapkan kader yang bisa dimunculkan dalam politik nasional.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya