Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky: Untuk Membayar Harga Keamanan, NATO Harus Kirim 1 Persen Alutsista ke Ukraina

MINGGU, 27 MARET 2022 | 10:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO harus membayar harga keamanan dengan mengerahkan 1 persen dari semua pesawat, tank, dan persenjataan mereka ke Ukraina.

Desakan itu disampaikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato yang disiarkan melalui video pada Sabtu malam (26/3) waktu setempat.

"Inilah yang dimiliki mitra kami. Inilah yang ditutupi debu di fasilitas penyimpanan mereka," ujarnya, seperti dikutip Anadolu Agency.


“Satu persen! Kami tidak meminta lebih. Dan kami tidak meminta lebih. Dan kami sudah menunggu selama 31 hari!" tambahnya.

Zelensky menekankan "mitra" perlu meningkatkan bantuan ke Ukraina karena masalahnya adalah keamanan Eropa.

Dalam kesempatan itu, Zelensky mengatakan ia telah berbicara dengan Presiden Polandia Andrzej Duda untuk memperkuat keamanan bersama orang Eropa.

"Posisi Ukraina harus didengar. Saya ingin menekankan, ini bukan hanya posisi kami. Ini adalah posisi sebagian besar penduduk Eropa, mayoritas orang Eropa," jelas Zelenksy.

Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai 24 Februari, telah menimbulkan kemarahan internasional, dengan Uni Eropa, AS dan Inggris, antara lain, menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.

Menurut perkiraan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), setidaknya 1.081 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 1.707 terluka.

Lebih dari 3,7 juta warga Ukraina juga telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, termasuk lebih dari 2 juta ke Polandia, dengan jutaan lainnya mengungsi di dalam Ukraina.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya