Berita

Maskapai Afghanistan, Ariana Airlines/Net

Dunia

Taliban Larang Puluhan Perempuan Naik Pesawat karena Tak Didampingi Wali Laki-laki

MINGGU, 27 MARET 2022 | 06:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban dilaporkan telah melarang puluhan perempuan, termasuk warga negara asing, untuk naik ke beberapa penerbangan karena mereka bepergian tanpa wali laki-laki.

Menurut dua pejabat maskapai Afghanistan, puluhan perempuan yang berusaha melakukan penerbangan domestik dan internasional di Bandara Kabul pada Jumat (25/3) diberitahu bahwa mereka tidak dapat pergi tanpa wali laki-laki.

Beberapa perempuan adalah warga negara ganda yang berusaha kembali ke rumah mereka di luar negeri. Salah satu pejabat mengatakan beberapa di antaranya dari Kanada.


Perempuan-perempuan itu ditolak naik pesawat ke Islamabad, Dubai, dan Turki menggunakan maskapai Kam Air dan Ariana Airlines milik negara.

"Perintah itu datang dari pimpinan Taliban," kata seorang pejabat, seperti dikutip Global Mail.

Pada Sabtu (26/3), beberapa perempuan yang bepergian sendiri diberi izin untuk naik penerbangan Ariana Airlines ke provinsi Herat barat. Namun, pada saat izin diberikan, mereka telah ketinggalan pesawat.

Presiden bandara dan kepala polisi, baik dari gerakan Taliban dan ulama Islam, bertemu Sabtu dengan pejabat maskapai.

"Mereka mencoba untuk menyelesaikannya," kata pejabat itu.

Larangan perempuan terbang tanpa didampingi wali laki-laki ini terjadi hanya beberapa hari setelah Taliban melanggar janji untuk mengizinkan anak perempuan kembali ke sekolah menengah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya