Berita

Politisi PKB Daniel Johan/Net

Politik

Jokowi Kesal karena Banjir Impor, Daniel Johan: Bagaimana Maju bila Calo Sudah Mendarah Daging

SABTU, 26 MARET 2022 | 03:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo kembali melontarkan kritik pedas kepada anak buahnya di kementerian yang menghamburkan uang negara untuk membeli produk impor.

Kejengkelan presiden dua periode karena banjir impor dilontarkan di hadapan publik saat acara pengarahan Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali pada Jumat pagi (25/3).

Menyikapi hal tersebut, politisi PKB Daniel Johan menyampaikan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap produk impor tidak bisa dipungkiri. Menurut Daniel, kekesalan Presiden Jokowi yang disampaikan secara terbuka merupakan sikap yang wajar.


Kata Politisi PKB itu, Jokowi kesal karena selama ini pemerintah kerap mengampanyekan untuk mencintai produk dalam negeri.

"Rezim impor kan memang kuat menguasai republik ini, bagaimana industri nasional bisa maju bila mental calo sudah mendarah daging seperti itu,” tegas Daniel ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/3).

Dia menambahkan, pemerintah harus mampu mengendalikan produk impor yang masuk ke Indonesia dan mengembangkan produk lokal agar dapat berkembang.

“Harus ada gerakan sistematis untuk mengubah semua ini, di Indonesia itu impor lebih gampang ketimbang ekspor,” imbuhnya.

Menurutnya, banyak bahan baku di Indonesia yang kerap dijual di pasaran luar negeri. Namun, yang terjadi para pengusaha justru tidak mau menjualnya di dalam negeri.

“Sekalinya mudah justru yang diekspor adalah bahan baku yang semakin menjauhkan Indonesia memiliki industri yang kuat,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya