Berita

Pengamat politik Jamiludin Ritonga/RMOL

Politik

Bukan Ancam PAN, Seharusnya Cak Imin Perintah Kadernya Perbaiki Kinerja agar Tidak Dicopot Jokowi

SABTU, 26 MARET 2022 | 02:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mewanti-wanti Partai Amanat Nasional (PAN) tidak menggeser jatah kursi menteri PKB jika nantinya masuk kabinet Indonesia Maju.

Pernyataan itu disampaikan Cak Imin saat merespons wacana perombakan kabinet yang disinyalir akan dilakukan dalam waktu dekat.

Menurut pengamat politk Jamiluddin Ritonga, tidak semestinya Cak Imin menggertak PAN yang dikabarkan akan menduduki satu kursi menteri dan satu kursi wakil menteri.


Jamiludin meminta Cak Imin tidak melakukan protes kepada Presiden Jokowi jika jatah kursi menterinya diduduki PAN. Sebab, sebagai kepala negara, Jokowi memiliki hak prerogatif untuk mengganti menterinya. Khususnya, anggota kabinet yang tidak sesuai dalam menjalankan kebijakan untuk rakyat.

"Kalau pun seandainya salah satu menteri dari PKB di reshuffle dan digantikan oleh kader PAN, itu sepenuhnya hak prerogatif presiden,” kata Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/3).

Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menambahkan, Cak Imin harus memberikan arahan kepada kadernya yang saat ini menjadi pembantu Presiden Jokowi di Kementerian untuk bekerja lebih baik, bukan mengancam PAN.

"Cak Imin kalau mau membuat perhitungan ya tujukan saja kepada Presiden Jokowi,” tutupnya.

Di hadapan wartawan, Cak Imin mengaku mempersilahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk melakukan perombakan kabinet.

Ia hanya memberi catatan, terpenting jatah kursi kabinet milik PKB tidak diganggung gugat.

Cak Imin bahkan sesumbar kalau anak buahnya di kabinet diganggu, maka akan terjadi gejolak seperti perang Rusia Ukraina.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya