Berita

Pengungsi Ukraina/Net

Dunia

Dubes RI: Jika Perang di Ukraina Tak Bisa Dihentikan, Dampaknya ke Seluruh Dunia

SABTU, 26 MARET 2022 | 00:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia selalu menyerukan agar perang di Ukraina segera dihentikan dalam setiap kesempatan, dan fokus pada upaya mengatasi masalah kemanusiaan dan negosiasi antara semua pihak.

Begitu yang dikatakan oleh Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York, Duta Besar Arrmanatha Nasir dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Jumat (25/3).

"Hal ini Indonesia lakukan karena jika situasi di Ukraina berkepanjangan, dampak negatifnya tidak saja dirasakan di Eropa, namun juga di berbagai negara di seluruh dunia," ujarnya.


Saat ini saja, ia lanjutkan, dampak perang di Ukraina sudah terasa, dengan adanya kenaikan harga pangan hingga energi.

"Untuk itu, Indonesia akan terus mendorong upaya di PBB untuk bisa hentikan perang di Ukraina," tegasnya.

Selama Sidang Darurat Khusus Majelis Umum PBB pada Kamis (24/3), Indonesia bersama 139 negara lainnya mendukung resolusi mengenai situasi kemanusiaan di Ukraina.

Lewat resolusi tersebut, PBB menyatakan keprihatinannya dan mendorong agar segera diambil aksi untuk mengatasi masalah kemanusiaan di Ukraina.

Itu adalah resolusi pertama mengenai situasi kemanusiaan di Ukraina yang berhasil diadopsi oleh PBB.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya