Berita

Situasi di Ukraina/Net

Dunia

Dukung Resolusi PBB, Indonesia Prihatin dengan Situasi Kemanusiaan di Ukraina

SABTU, 26 MARET 2022 | 00:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia telah menyetujui resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengenai situasi kemanusiaan di Ukraina.

Resolusi tersebut diadopsi selama Sidang Darurat Khusus Majelis Umum PBB di New York pada Kamis (24/3) waktu setempat, setelah memperoleh dukungan dari 140 negara.

"Melalui resolusi ini, anggota PBB menyatakan keprihatinannya dan mendorong agar segera diambil aksi untuk atasi masalah kemanusiaan di Ukraina dan sekitarnya," ujar Duta Besar RI untuk PBB, Arrmanatha Nasir dalam keterangan resminya.


Ia mengatakan, resolusi ini merupakan yang pertama untuk membahas situasi kemanusiaan di Ukraina yang berhasil diadopsi oleh PBB.

Resolusi berjudul "Humanitarian Consequences of the Aggression against Ukraine" itu dirumuskan oleh Ukraina, Prancis, Meksiko, dan sejumlah negara lainnya.

Indonesia sendiri terlibat aktif dalam pembahasan resolusi ini dan memberikan berbagai masukan untuk memastikan dilakukannya de-eskalasi konflik, dijaminnya akses bantuan kemanusiaan, dijaminnya evakuasi warga sipil, hingga mendorong negosiasi dan dialog demi menyelesaikan konflik.

"Tujuan Indonesia hanya satu, memastikan masyarakat internasional dapat segera mengatasi situasi di Ukraina yang semakin memburuk," tekan Dubes Arrmanatha.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya