Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri/RMOL

Hukum

Diperiksa KPK, Ahmad Sahroni Dicecar Soal Dugaan Aliran Uang Suap

JUMAT, 25 MARET 2022 | 22:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telusuri dugaan aliran sejumlah uang yang digunakan Walikota Bekasi non-aktif, Rahmat Effendi (RE) alias Pepen untuk membeli aset.

Hal itu merupakan hasil pemeriksaan yang didalami tim penyidik saat memeriksa saksi-saksi, Jumat (25/3).

"Bertempat di gedung KPK Merah Putih, tim penyidik telah memeriksa saksi untuk tersangka RE dkk," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Jumat malam (25/3).


Saksi-saksi yang telah diperiksa, yaitu Dewi Rosita selaku Kabag Perencanaan RSUD Kota Bekasi; Neneng Sumiati selaku Sekdis Ketenagakerjaan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi; Ahmad Sahroni selaku PNS.

"Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran sejumlah uang yang digunakan untuk pembelian aset bagi tersangka RE," pungkas Ali.

Dalam surat dakwaan para pemberi suap, Pepen disebut menerima uang suap senilai Rp 10,58 miliar dari empat orang penyuap.

Uang itu diterima dari Lai Bui Min alias Anen sebesar Rp 4,1 miliar, Suryadi Mulya sebesar Rp 3,45 miliar, Ali Amril Rp 30 juta, dan dari Makhluk Saifudin Rp 3 miliar.

Hal itu merupakan isi dari surat dakwaan dari masing-masing terdakwa yang telah disampaikan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Bandung pada Rabu (23/3).

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya