Berita

Mantan penyidik KPK yang kini jadi ASN Polri, Novel Baswedan/Net

Hukum

Jika Benar Antikorupsi, Novel Baswedan Harusnya Ikut Usut Dugaan KKN Anak Jokowi

JUMAT, 25 MARET 2022 | 09:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kasus dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Gibran-Kaesang perlu menjadi perhatian semua pihak, tak terkecuali Novel Baswedan yang kini menjadi ASN Polri.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, hal itu sekaligus sebagai pembuktian Novel sebagai sosok antikorupsi.

"Novel saya kira harus berani mengungkap kasus-kasus besar di Polri, termasuk misalnya dugaan KKN dan TPPU anak Jokowi yang dilaporkan oleh kalangan masyarakat," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/3).


Hal tersebut, kata Saiful, menjadi momentum bagi Novel untuk membuktikan kinerjanya benar-benar antikorupsi.

Karena, publik sangat menunggu kerja-kerja Novel dalam penegakan hukum kasus korupsi yang melibatkan orang-orang penting di Indonesia, seperti anaknya Jokowi, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka yang telah dilaporkan oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Dengan diangkatnya Novel sebagai ASN Polri, tidak berarti semangat pemberantasan korupsi menjadi hilang begitu saja. Rakyat menunggu perannya dalam mengungkap korupsi di Indonesia, termasuk dugaan korupsi besar yang melibatkan orang terdekat presiden," pungkas Saiful.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya