Berita

Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton/Net

Dunia

Menhan Australia: Rencana Pakta Pertahanan China-Kepulauan Solomon Mengkhawatirkan

JUMAT, 25 MARET 2022 | 08:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rencana China untuk mendirikan pangkalan militer di Kepulauan Solomon akan mengkhawatirkan bagi Australia yang bertetangga.

Begitu yang dikatakan oleh Menteri Pertahanan Australia Petter Dutton ketika menanggapi rancangan dokumen keamanan antara Beijing dan Honiara yang bocor.

Dalam sebuah wawancara dengan Channel Nine, Dutton mengatakan Australia memiliki 50 polisi di Kepulauan Solomon atas permintaan Honiara, dan mereka akan tetap di sana hingga 2023.


"Kami akan prihatin, jelas, di pangkalan militer mana pun yang didirikan, dan kami akan mengungkapkannya kepada pemerintah Kepulauan Solomon," ujar Dutton.

"Kami menginginkan perdamaian dan stabilitas di kawasan itu. Kami tidak ingin pengaruh yang meresahkan dan kami tidak ingin tekanan dan paksaan yang kami lihat dari China terus bergulir di kawasan itu," tambahnya.

Komisaris Tinggi Australia untuk Kepulauan Solomon Lachlan Strahan mengatakan di Twitter bahwa dia telah bertemu Perdana Menteri Manasseh Sogavare pada Rabu (23/3), sehari sebelum rancangan pakta keamanan bocor secara online, untuk menjanjikan bantuan sebesar 21 juta Australia, dan pembangunan dua dermaga untuk kapal patroli Pulau Solomon.

Komisaris polisi federal Australia juga telah melakukan perjalanan ke Honiara untuk bertemu rekannya pada Januari, setelah Australia mengambil bagian dalam kepolisian multinasional pada November untuk memulihkan ketertiban sipil setelah kerusuhan, atas permintaan Sogavare.

Mantan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd mengatakan diskusi pakta keamanan antara Kepulauan Solomon dan China adalah salah satu perkembangan keamanan paling signifikan dalam beberapa dekade dan salah satu yang merugikan kepentingan keamanan nasional Australia.

Ia mengatakan, rancangan perjanjian menunjukkan akan membuat Honiara bersedia untuk menerima angkatan laut dan kapal intelijen China.

"Ketika Anda memiliki negara yang dekat dengan pantai teritorial Australia seperti Kepulauan Solomon, ini adalah perubahan besar dalam lingkungan strategis langsung Australia," jelasnya, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, perjanjian keamanan Australia ditandatangani sebelum Kepulauan Solomon mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taiwan ke Beijing pada 2019.

Australia mendanai kabel bawah laut serat optik yang menghubungkan Kepulauan Solomon ke Australia, menggantikan tawaran perusahaan telekomunikasi China Huawei pada 2018, karena khawatir kabel yang dipasang oleh China akan membahayakan keamanan regional.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya