Berita

Anies Baswedan dan Puan Maharani/Net

Politik

Puan Buka Peluang Duet dengan Anies Baswedan di Pilpres, Begini Respons Mujahid 212

KAMIS, 24 MARET 2022 | 17:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pasangan Puan Maharani dengan Anies Baswedan dianggap sangat sulit didukung, tetapi Anies Baswedan berpasangan dengan Puan Maharani masih bisa ditimbang-timbang.

Begitu yang disampaikan oleh pengamat hukum dan politik Mujahid 212, Damai Hari Lubis menanggapi pernyataan Puan yang membuka peluang berpasangan dengan Anies di Pilpres 2024 mendatang.

"Waduh, Puan-Anies? Kalau di balik Anies-Puan masih bisa masuk akal, artinya masih bisa ditimbang-timbang," ujar Damai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/3).


Namun demikian kata Damai, putusan untuk mendukung calon presiden dan calon wakil presiden yang akan maju di Pilpres 2024 nanti tetap berada di tangan Habib Rizieq Shihab (HRS).

"Namun putusannya tetap di tangan HRS sebagai imam kami, tidak ada yang lain, walau tentunya beliau juga akan minta masukan dengan segala pertimbangan para ulama lain pengikut atau ulama yang setia pada barisannya," kata Damai.

Akan tetapi jika dikaitkan dengan prinsip kata Damai, pihaknya tidak menginginkan lagi PDI Perjuangan berkuasa. Hal itu atas dasar kacamata atau barometer yang terjadi di pemerintahan saat ini.

Argumentasi Damai tidak ingin PDI Perjuangan berkuasa lagi adalah fakta yang berjalan, bidang penegakan hukum amburadul. Atas hal itu, Damai mengaku mustahil usulan Puan Anies dijadikan pertimbangan keputusan politik pihaknya.

"Karena salah satunya yang melakukan pendzoliman kepada para ulama, khususnya kepada HRS dan para aktivis muslim dan nasionalis adalah merupakan bagian dari sistem politik yang dikendalikan oleh PDIP," jelas Damai.

Hal tersebut kata Damai, diperkuat dengan pernyataan Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP yang menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo adalah petugas partai.

"Dan terkait penegakan hukum 'amburadul' ini,  kami yakini apa yang kami rasakan, juga dirasakan oleh sebagian besar rakyat bangsa ini tentunya," terang Damai.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya