Berita

Menteri ATR/BPN, Sofyan A. Djalil di KPK/RMOL

Hukum

Dapat Tanah dan Bangunan di Cianjur dari KPK, Sofyan Djalil Sebut untuk Ruang Arsip

KAMIS, 24 MARET 2022 | 13:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dapat tanah dan bangunan di Cianjur, Jawa Barat, Kementerian ATR/BPN akan segera memanfaatkan untuk ruang penyimpanan arsip.

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri ATR/BPN, Sofyan A. Djalil usai mengikuti acara penyerahan barang aset rampasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis siang (24/3).

Sofyan mengatakan, pimpinan KPK menyerahkan pengelolaan aset hasil sitaan dan hasil keputusan eksekusi dari kasus-kasus korupsi yang terdiri dari tanah, bangunan, ruko, dan kendaraan.


"Termasuk oleh kementerian ATR/BPN. Kami mendapatkan 1 tanah dan bangunan sekitar 700 meter di Cianjur. Dan kita akan gunakan untuk ruang arsip penyimpanan," ujar Sofyan kepada wartawan, Kamis siang (24/3).

Namun demikian, Sofyan mengaku tidak mengetahui asal aset tanah dan bangunan yang dirampas oleh koruptor siapa.

"Tahu tahu saya dari mana. Pokoknya salah satu tersangka yang sudah keputusan inkrah dan sudah dieksekusi. Kita mulai segera, renovasi sedikit, kemudian memindahkan semua arsip-arsip di Kabupaten Cianjur untuk di situ. Karena selama ini sudah penuh arsip kantor kita," pungkas Sofyan.

Selain Kementerian ATR/BPN, KPK juga menyerahkan dan menghibahkan aset hasil rampasan kepada Kementerian Hukum dan HAM yang dihadiri langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dan dua pemerintah daerah, yaitu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, dan Pemkab Tapanuli Utara.

Aset yang dihibahkan ini berasal dari terpidana Fuad Amin, Lutfhi Hasan Iskak dan M. Nazarudin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya