Berita

Presiden Kim Il Sung/Net

Dunia

Membangun Dunia yang Merdeka dari Gagasan Juche Korea

KAMIS, 24 MARET 2022 | 08:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Membangun dunia baru di mana semua negara dan bangsa dapat merdeka tidak akan terwujud jika tidak menciptakan hubungan yang adil dan tidak memihak.

Itu adalah poin utama dari gagasan Juche yang dibuat oleh Presiden Kim Il Sung, dan diperdalam oleh Pemimpin Kim Jong Il.

Dalam gagasan Juche, keadilan perlu diutamakan, terlepas dari perluasan dan tingkat perkembangan ekonomi setiap negara dan bangsa.


Hal itu diperlukan untuk mendemokratisasi masyarakat internasional agar tidak mentolerir kesewenang-wenangan dan tirani negara-negara tertentu dan memungkinkan semua negara untuk sepenuhnya menggunakan hak-hak independen mereka.

Melihat realitas saat ini, gagasan Juche dinilai memiliki relevansi, karena semua negara dan bangsa ingin merdeka.

Gagasan Juche sendiri memiliki pusat pada rakyat, sebagai kekuatan pendorong, bahwa manusia adalah penguasa nasibnya sendiri dan memiliki kekuatan untuk menempanya.

Sepanjang perjalanan revolusi Korea, Kim Il Sung sepenuhnya mewujudkan doktrin ini berkat rakyat Korea sebagai pemilik negara berdaulat.

Kemudian Pemimpin Kim Jong Il memperdalam dan mensistematisasikan gagasan Juche melalui kegiatan ideo-teoretis yang tak kenal lelah termasuk publikasi tesis "On the Juche Idea" yang diterbitkan pada Maret 1982, sehingga akan semakin bersinar sebagai ide pemandu abadi dari revolusi Korea dan alasan dunia untuk kemerdekaan.

Bagi Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK), gagasan Juche adalah pedoman abadi, yang berhasil membangun kekuatan sosialis dari kampanye menghancurkan, memblokir, dan memberi sanksi yang dilakukan kekuatan imperialis.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya