Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Harvey Malaiholo/Net

Politik

Sosialisasi Kurang Masif, Vaksinasi di 3 Kabupaten di Papua Barat Baru Capai 7 Persen

KAMIS, 24 MARET 2022 | 01:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Vaksinasi sebagai upaya penanggulangan pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama satu tahun terakhir, ternyata masih belum merata di seluruh negeri. Salah satunya adalah Provinsi Papua Barat yang saat ini masuk daftar 5 besar wilayah dengan tingkat vaksinasi Covid-19 terendah.

Hal ini terungkap saat Komisi IX DPR RI menggelar rapat kerja bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin terkait strategi dan kebijakan vaksinasi (termasuk kebijakan vaksinasi anak, lansia dan booster), di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (23/3).

Dalam kesempatan tersebut anggota Komisi IX DPR RI, Harvey Malaiholo, menyuarakan aspirasi masyarakat Papua Barat, yang belum divaksin secara masif oleh pemerintah.


"Setelah turun ke daerah pilihan saya di Papua Barat, saya memang menemui kenyataan kenapa akhirnya Papua Barat itu masuk ke lima besar terendah dari vaksinasi, dari persentase vaksinasi yang saya dapati di lapangan adalah di kota-kota besar seperti Sorong dan Manokwari,” ucap Harvey, Rabu (23/3).

Dia menambahkan, di Sorong dan Manokwari program vaksinasi memang sudah cukup tinggi. Tapi masih ada beberapa kabupaten pelosok Papua Barat yang hingga saat ini masih rendah tingkat vaksinasinya.

"Kalau enggak salah ada tiga kabupaten yang persentasinya itu hanya mencapai  tujuh persen, baru mencapai tujuh persen,” imbuhnya.

Menurut Harvey, minimnya vaksinasi di Papua Barat lantaran sosialisasi terkait vaksinasi di daerah kurang masif.

"Setelah saya teliti lagi, yang terjadi adalah pengaruh dari pemuka agama dan juga kepala suku di sini. Nah mungkin mudah-mudahan sudah diketahui permasalahannya dan mudah-mudahan juga ada strategi sosialisasi yang bisa dilakukan di kabupaten-kabupaten yang yang persentasi vaksinasinya rendah,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya