Berita

Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti usai jalani pemeriksaan di Polda Metro jaya, Senin malam (21/3)/RMOL

Politik

Ubaidillah Amin: Penetapan Tersangka Polisi Tepat, Haris Azhar dan Fatia Sebaiknya Fokus Hadapi Proses Hukum

RABU, 23 MARET 2022 | 18:11 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti disarankan fokus menghadapi proses hukum terkait dugaan pencemaran nama baik menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Saran itu disampaikan intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Ubaidillah Amin Moch saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu petang (23/3).

Menurut pria yang karib disapa Ubaid ini, langkah polisi menetapkan Haris Azhar dan Fatia sebagai tersangka sudah tepat. Sebab, keduanya tidak dapat membuktikan tudingan keterlibatan Luhut dalam tambang Papua yang sempat viral di media sosial.


Ia memandang, tindakan hukum pada Haris Azhar dan Fatia bukan masuk kategori kriminalisasi yang dilakukan pejabat negara yakni Luhut. Argumentasi mantan Wakil Ketua Lazisnu PBNU ini, seorang pejabat juga memiliki hak sipil yang sebagai seorang warga negara Indonesia.

"Bukan hanya rakyat atau aktivis yang harus dilindungi HAM-nya, akan tetapi pejabat juga sama memiliki hak sipil sebagai hakikat manusia dan sebagai warga negara," demikian kata Ubaid.

Ia juga berharap, Haris Azhar tidak bermanuver yang mengarah pada framing terkait pengakuan bukti baru keterlibatan Luhut di bisnis tambang. Dalam konteks penegakan hukum, Ubaid minta Haris Azhar fokus menjalani proses hukum.

"Sebaiknya Haris Azhar ikuti saja proses hukum yang ditangani oleh aparat kepolisian Polda Metro Jaya," demikian penekanan pungkas Pengasuh Ponpes Annuriyah, Kaliwining, Jember, Jawa Timur.

Ubaid menyatakan dirinya akan segera meminta maaf pada Luhut jika telah membuat pernyataan seperti disampaikan Haris Azhar. Sebab, yang ia menilai sampai saat ini Haris Azhar dan Fatia belum bisa memberikan bukti valid atas tudingan yang dilakukan.

"Mungkin sudah lama saya meminta maaf kepada Pak Luhut, atas tuduhan yang tidak berdasar dan tidak bisa menunjukkan bukti. Minta maaf itu bagian daripada budaya kita sebagai orang Indonesia," pungkas Ubaid.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya