Berita

Puing-puing pesawat China Eastern Airlines/Net

Dunia

Black Box Terus Dicari, Penyebab Jatuhnya China Eastern Airlines Masih Misteri

RABU, 23 MARET 2022 | 08:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas penerbangan hingga para ahli dibuat bingung dengan kecelakaan yang menimpa Boeing 737-800 milik China Eastern Airlines.

Pesawat dengan penerbangan MU-5735 itu jatuh dari ketinggian 29.100 kaki dan menghantam area pegunungan di Kota Wuzhou, Provinsi Guanxi ketika melakukan perjalanan dari Kunming ke Guangzhou pada Senin (21/3).

Jatuhnya pesawat yang membawa 132 orang itu memicu kebakaran di area sekitar. Dari berbagai foto, video, hingga laporan yang ada, puing-puing pesawat berserakan, sementara korban belum ditemukan.


Ini menjadi kecelakaan udara paling mematikan dalam sejarah China selama 30 tahun terakhir.

“Dengan informasi saat ini, kami tidak dapat membuat penilaian yang jelas tentang penyebab kecelakaan itu,” ujar Direktur Kantor Keselamatan Penerbangan di Otoritas Penerbangan Sipil China, Zhu Tao pada Selasa malam (22/3), seperti dimuat Al Jazeera.

Zhu mengatakan, saat ini fokusnya adalah mencari black box yang menyimpan data penerbangan dan perekam suara kokpit.

Sementara penyiar CCTV mengatakan, medan yang curam, kasar dan ukuran besar puing-puing mempersulit pencarian black box.

Presiden dan CEO dari Flight Safety Foundation, Hassan Shahidi, mengatakan masih terlalu dini untuk mendapatkan jawaban pasti tentang penyebab kecelakaan itu.

“Para penyelidik akan melihat semua aspek penerbangan ini, termasuk masalah mekanis, atau struktural,” kata Hassan.

“Mereka akan melihat sejarah perawatan pesawat serta catatan pelatihan pilot. Boeing diharapkan menjadi bagian dari proses untuk memberikan keahlian yang diperlukan. Penyelidik ingin menemukan perekam data penerbangan dan perekam suara untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi," tambahnya.

Berbagai pertanyaan terkait penyebab kecelakaan China Eastern Airlines MU-5735 bermunculan, khususnya ketika pesawat terjun lebih dari 21.000 kaki hanya dalam sekitar satu menit.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya